-->

EKSPRESI DAN SIKAP MASYARAKAT SETEMPAT DALAM MENJAGA KELESTARIAN PENINGGALAN-PENINGGALAN SUNAN ABINAWA DI DESA PEKUNCEN KECAMATAN PEGANDON KABUPATEN KENDAL


                      Era globalisasi dan informasi merupakan suatu hal yang harus diterima dengan segala konsekuensinya. Berapapun besarnya pengaruh asing yang masuk ke kebudayaan kita akan membawa pengaruh terhadap perilaku dan sikap bangsa saat ini baik perilaku sosial, politik, maupun ekonomi, serta budaya. Oleh karena itu untuk menangkal budaya asing yang beraliran negatif  masuk ke Indonesia, pemerintah berkewajiban memberikan informasi budaya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang dikhususkan bagi generasi muda yang akan memeruskan kebudayaan dan peninggalan bangsa yang beranekaragam ini.
                      Desa pekuncen merupakan salah satu peninggalan Islam di Kabupaten Kendal yang masih terjaga dan dilestarikan. Banyak keterkaitan antara Desa Pekuncen dengan Pangeran Benowo. Beliau sangat berperan dalam penyebaran Islam di Kabupaten Kendal.
                      Konon Sunan Abinawa dimakamkan di Desa Pekuncen yang akan menjadi bahasan kami dalam penulisan karya tulis ini selain keterkaitan antara Pangeran Benowo dan peranannya di Desa Pekuncen khususnya dan di Kabupaten Kendal umumnya. Beberapa makam yang ada di Kabupaten Kendal juga akan sedikit kami ulas.
                      Beberapa makam tersebut mendapatkan perhatian istimewa dari pemerintah. Pemerintah memberikan bantuan dana, perawatan, dan pengawasannya melalui serangkaian program-programnya yang ada dan terjadwal. Masyarakat setempat memberikan apresiasi yang baik pula terhadap upaya pelestarian makam para waliyullah itu, termasuk di dalamnya makam Sunan Abinawa yang terletak di Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. .