MAKSIMALISASI PERAN MAHASISWA PPL JURUSAN SEJARAH UNNES DI SMA NEGERI 2 KENDAL Oleh: Dwi Aji Oktavian dan Lukman Prasetyo*

Praktik Pengalaman Lapangan atau disingkat PPL adalah tahapan mahasiswa keguruan untuk mengamalkan semua teori yang telah diperoleh dari perguruan tinggi yang bersangkutan. Secara teoretis, mahasiswa keguruan pasti sudah memiliki kemampuan kognitif tentang teori mengajar dan pendidikan, pemahaman materi yang memadai, dan penguasaan media pembelajaran yang cocok dan bersifat canggih. Namun demikian, mahasiswa yang sudah memiliki indeks prestasi tinggi belum tentu memiliki kemampuan mengajar yang terstandarisasi jika mereka tidak diberi kesempatan untuk mengaplikasikan apa yang diterima selama ini di kampus keguruan tercinta. Agar para mahasiswa tidak mengalamui kseulitan yang berarti dan mampu menyatukan ruang perbedaan antara teori dan praktik, maka mereka harus belajar secara langsung di lapangan, bertemu dengan murid-murid yang sebenarnya, bergaul dengan para guru yang lebih senior, serta bertukar pengalaman dengan paa guru untuk merumuskan strategi apa yang sesuai untuk menghadapi kelas dan murid-murid tertentu di lapangan.

Pengalaman kami, sebagai mahasiswa PPL UNNES jurusan Pendidikan Sejarah yang mendapatkan kesempatan mempraktikan pengajaran sejarah sangatlah menarik. Siswa SMA Negeri 2 Kendal yang memiliki latar belakang ekonomi, sosial, dan pendidikan orang tua, ternyata memiliki harapan dan keinginan yang sama tentang pelajaran sejarah yang mereka dapatkan. Sebagai pelajar, mereka selalu ingin mendapatkan cerita, kisah, dan peristiwa-peristiwa