Renaissance

Pada abad ke 15 ‘sampai abad ke 16, muncullah suatu gerakan yang dinamakan gerakan Renaissance. Setelah mengalami kebudayaan dan pemikiran tradisional yang diwarnai oleh pemikiran gereja, orang-orang mulai mencari ilmu yang telah hilang, yakni ilmu dari Yunani

' dan Romawi. Abad renaissance dimulai setelah munculnya para ilmuwan-ilmuwan dan filsuf yang menentang doktrin-doktrin gereja terutama tentang ilmu bumi. Para ilmuwan menganggap bahwa pusat dunia ini bukan lagi dari Tuhan melainkan manusia. Manusialah yang berhak menentukan masa depannya bukan lagi berpasrah kepada takdir Tuhan.

istilah Renaissance berasal dari bahasa Latin “renaitre” yang berarti “hidup kembali" atau “lahir kembali". Pengertian renaissance adalah menyangkut kelahiran atau hidupnya kembali kebudayaan klasik Yunani dan Romawi dalam kehidupan masyarakat Barat. Dalam pengertian yang lebih spesifik, Renaissance diartikan sebagai suatu periode sejarah di mana perkembangan kebudayaan Barat memasuki periode baru dalam semua aspek kehidupan manusia, seperti ilmu-ilmu pengetahuan, teknologi. seni dalam semua cabang, perkembangan sistem kepercayaan, perkembangan sistem politik, institusional. bentuk-bentuk sistem kepercayaan yang baru, dan lain-lain.

Pemakaian kata Renaissance pertama kali oleh Jules Michelet seorang sejarawan Prancis yang lahir di abad k_e-18 dan mulai terkenal di dunia Barat pada abad ke-19 karena karyanya yang berjudul “History of France“. Jules Micheiet membedakan antara masyarakat Renaissance dengan masyarakat Abad Pertengahan adalah pada penafsiran pelaksanaan agama dalam kehidupan masyarakat. Jacob Burckhardt mengemukakan detinisi Renaissance sebagai gerakan yang menemukan dunia dan manusia yang sebenarnya. Burckhardt memandang Renaissanceiah yang menyelami manusia dan dunia, artinya Renaissance | dipandang sebagai masa individualistis, masa kemajuan dari berbagai ikatan dan kewajiban ; lama. Subjek manusia pribadi menuntut haknya. Manusia tidak lagi berpaling dari dunia tetapi

sebaliknya menghadapi dunia. Agama Kristen tidak menjadi dasar hidup lagi. Gereja bukan satu-satunya tempat keselamatan,  Jadi. dapat ditarik kealmpuian bahwa Renaissance lahir sebagai pembaharuan untuk membentuk manusia yang mandiri, utuh, otonom, dan bertanggung jawab. Pola pikir abad Pertengahan yang terbelenggu ajaran gereja yang disalahgunakan diganti dengan , pola pikir rasional baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya sehingga manusia bisa berkembang. Adapun dampak dari renaissance, sebagai berikut.

1. Tumbuhnya kebebasan, kemerdekaan: dan kemandirian individu.

2. Berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya.

3 Runtuhnya dominasi gereja.

4. Menguatnya kedudukan kaum bourgeols sehingga mereka tumbuh meniadi kelas penguasa. .

5 Mendorong pencarian daerah baru sehingga berkobanah era penjelaiahan samudra