Ceramah: Manfaat dan Perbedaannya dengan Pidato dan Khotbah


Di sekolah mungkin saja hampir setiap hari kita mendengar dan memperhatikan ceramah, baik dari guru, kepala sekolah, pembina OSIS, dan pihak-pihak lainnya. 

Di lingkungan masyarakat pun sering kali kita mendapatkan ceramah. Dari ceramah itu, kita dapat memperoleh tambahan pengetahuan, informasi, dan wawasan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ceramah adalah seseorang di hadapan orang banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya. 

Yang menyampaikan adalah orang-orang yang menguasai di bidangnya dan yang mendengarkan biasanya melibatkan banyak orang. Medianya bisa langsung ataupun melalui sarana komunikasi, seperti televisi, radio, dan media lainnya.


Waktu dan tempat dalam mendengarkan ceramah bisa beragam. Bisa di pagi hari, siang, sore, ataupun malam melalui media elektronik seperti televisi, radio, internet ataupun secara langsung menghadiri di lokasi.

Ada yang mengatakan bahwa ceramah itu sama dengan pidato dan khotbah. Berikut merupakan perbedaan-perbedaan antara ceramah dengan pidato dan khotbah.


  1. Ceramah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian suatu informasi, pengetahuan, dan sebagainya.
  2. Pidato adalah pembicaraan di depan umum yang cenderung bersifat persuasif (ajakan atau dorongan untuk berbuat sesuatu).
  3. Khotbah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian pengetahuan keagamaan atau praktik beribadah dan ajakan-ajakan untuk memperkuat keimanan.


Dari perbedaan di atas bisa di Persamaan antara ceramah, pidato dan khotbah. Persamaan dari ketiga tersebut adalah berisi informasi yang disampaikan di depan umum.

Selain itu, ada pula yang disebut dengan pidato dan khotbah. Untuk memahami kedua hal tersebut, ada pebedaan-perbedaan di antara keduanya yaitu


  • Pidato adalah pembicaraan di depan umum yang cenderung bersifat persuasif, yakni berisi ajakan ataupun dorongan pada khalayak untuk berbuat sesuatu.
  • Khotbah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian pengetahuan keagamaan atau praktik beribadah dan ajakan-ajakan untuk memperkuat keimanan.
Lihat Juga

Manfaat mendengarkan ceramah di antaranya dapat 
  1. menambah wawasan atau informasi. Ketika mendengarkan dan menyimak ceramah ada informas yang belum kita ketahui akhirnya mengetahui. Di dalam ceramah ada hal-hal yang menjadikan pendengar mendapat informasi dan pelajaran yang berharga.
  2. menjalin silaturahmi dengan ceramah dapat memunculkan silaturahmi dengan sesama pendengar ceramah jika situasi dan kondisinya didengarkan secara bersama-sama
  3. dapat menjadi pedoman. Di dalam ceramah selalu mengandung pedoman untuk menuntun perjalanan dan petunjuk dalam melakukan hal-hal positif.

Kemudian dalam menyajikan ceramah pun dapat manfaat. Manfaat dalam menyajikan ceramah di antaranya 
  • memperoleh pengalaman, setiap kali penceramah menyampaikan ceramah terdapat pengalaman-pengalaman baru.
  • menumbuhkan sikap percaya diri, sikap percaya diri itu diperoleh melalui pembentukan. Cara membentuk percaya diri itu tersebut dengan berlatih. Dengan latihan maka akan terbiasa dan akhirnya membentuk sikap percaya diri.
  • tanggung jawab dan religius, apa yang disampaikan dalam ceramah selalu mengandung nilai moral. dengan memberikan ceramah kepada orang maka penceramah berusaha bertanggung jawab dengan apa yang disampaikannya serta meningkatkan iman terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • menjalin silaturahmi dengan para pendengar. Dengan menyajikan ceramah otomatis akan menjalin silaturahmi antara yang menyajikan ceramah dengan para pendengar.


Lihat Juga