-->

13 Karakteristik Supervisi Klinik Terhadap Guru

Karakteristik mendasar dari supervisi klinis sebagaimana dikatakan Acheson dan Gall dalam Sagala adalah: 
  1. Meningkatkan kualitas keterampilan intelektual dan perilaku mengajar guru secara spesifik. 
  2. Supervisi harus bertanggung jawab membantu para guru untuk mengembangkan; keterampilan menganalisis proses pembelajaran berdasarkan data yang benar dan sistematis; terampil dalam mengujicobakan, mengadaptasi, dan memodifikasi kurikulum, dan; agar semakin terampil menggunakan teknik-teknik mengajar, guru harus berlatih berulang-ulang. 
  3. Supervisi menekankan apa dan bagaimana guru mengajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan untuk merubah kepribadian guru. 
  4. Perencanaan dan analisis berpusat pada pembuatan dan pengujian hipotesis pembelajaran berdasarkan bukti-bukti hasil observasi. 
  5. Konferensi berkaitan dengan sejumlah isu-isu penting mengenai pembelajaran yang relevan bagi guru mendorong untuk berubah. 
  6. Konferensi sebagai umpan balik menitikberatkan pada analisis konstruktif dan penguatan terhadap pola-pola yang berhasil daripada menyalahkan pola-pola yang gagal. 
  7. Observasi itu didasarkan pada bukti, bukan pada pertimbangan nilai yang substansial atau nilai keputusan yang tidak benar. 
  8. Siklus perencanaan, analisa dan pengamatan secara berkelanjutan dan bersifat kumulatif. 
  9. Supervisi merupakan proses memberi dan menerima yang dinamis di mana supervisor dan guru adalah kolega yang meneliti untuk menemukan pemahaman yang saling mengerti bidang pendidikan. 
  10. Proses supervisi pada dasarnya berpusat pada analisis pembelajaran. 
  11. Guru secara individual memiliki kebebasan dan tanggungjawab untuk menganalisis dan menilai isu-isu, meningkatkan kualitas pengajaran dan mengembangkan gaya mengajar personal guru. 
  12. Proses supervisi dapat diterima, dianalisis dan dikembangkan lebih banyak sama dengan keadaan pengajaran yang dapat dilakukannya. 
  13. Seorang supervisor memiliki kebebasan dan tanggungjawab untuk menganalisis kegiatan supervisinya dalam hal yang sama dengan analisis evaluasi guru tentang pembelajarannya.