-->

√ Peribahasa Dalam Bahasa Indonesia Menggunakan Nama Hewan

Zaman dulu para orang tua sering menasihati kita dengan kata-kata yang bijak dan dengan menggunakan peribahasa. Berikut ini kata-kata bijak yang berupa peribahasa menggunakan nama hewan.

Berikut ini kita akan membahas tentang 31 peribahasa dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan nama-nama hewan.

31 Peribahasa dalam  Bahasa Indonesia Menggunakan Nama Hewan
31 Peribahasa dalam  Bahasa Indonesia Menggunakan Nama Hewan

Pengertian Peribahasa

Peribahasa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan).

Berikut ini kami berikan contoh dan dilengkapi dengan penjelasannya

1. Bagai katak dalam tempurung

Seseorang yang sangat kurang wawasannya dan pengetahuaannya

2. Sepandai-pandai tupai melompat pasti jatuh juga

Sepandai-pandai dan sehebat-hebatnya seseorang pasti mempunyai kekurangan dan kelemahan

3. Anjing menggonggong kafilah pun berlalu

Membiarkan orang lain berbicara, mencemooh atau berbuat tetapi hanya dihiraukan saja. Orang tidak memperdulikan nasihat atau pembicaraan orang lain.

4. Ada gula ada semut

Dimana ada kesenangan disitu banyak orang yang datang berkerumun.

5. Hendak menangguk ikan, tertangguk akan batang

Ingin mendapatkan keuntungan akan tetapi  yang diperoleh adalah suatu kerugian

6. Tikus jatuh ke dalam gudang beras

Mendapat keuntungan tapi tanpa memberikan kabar kepada orang lain.

7. Harimau puntung kena penjara, pelanduk menolak mara

Ada kalanya seseorang yang kuat atau yang berkuasa ditolong dan dibantu oleh orang lemah dan kecil.

8. Gagak dimandikan tujuh kali sehari pun, takkan putih bulunya

Walaupun orang yang jahat diberikan sesuatu yang baik dan menyenangkan, pasti suatu saat akan melakukan perbuatan jahat lagi.

9. Mulutmu harimaumu

Sama dengan karena mulut badan binasa. Karena salah bicara akhirnya menimbulkan masalah yang besar.

10. Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan nampak jelas

Kesalahan punya orang lain selalu terlihat dan selalu dibicarakan tetapi kesalahan atau kekurangan diri sendiri tidak terlihat.

11. Kuda yang pantas tiada berkehendakkan akan cemeti

Orang yang pandai tidak perlu diawasi. seseorang tidak sudah mengerti tidak perlu diawasi.

12. Ayam mati di lumbung padi

Seseorang yang merasa kesusahan padahal dikelilingi oleh kesenangan.

13. Bagai pungguk merindukan bulan

Harapan yang mustahil untuk didapat dan dicapai. keadaan yang sulit atau hampir tidak dapat diraih.

14. Serigala berbulu domba

Seseorang yang bila berbicara kepada orang lain bersikap baik dan lembut. Namum ada sesuatu yang diinginkan.

15. Adakah buaya menolak bangkai?

Tidak ada seseorang yang menolak suatu rezeki yang sudah ada di depan mata.

16. Air jernih ikannya jinak

Suatu negeri yang aman sejahtera yang memiliki masyarakat yang tertib dan budaya yang baik.

17. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya

Setiap daerah memiliki adat dan istiadat  yang berbeda-beda. Daerah satu berbeda aturan dengan daerah yang lain.

18. Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menguak

seseorang yang harus menyesuaikan dirinya dengan daerah orang lain yang dikunjungi

19. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang

Manusia yang telah tiada yang akan diingat adalah jasa-jasa kebaikannya atau kesalahan-kesalahannya.

20. Setinggi-tingginya bangau terbang akhirnya ke rawa juga

Sejauh-jauhnya orang yang merantau akhirnya kembali juga ke kampung halamannya.

21. Seperti membeli Kucing dalam karung

Seseorang yang membeli tanpa melihat barangnya cuma mendengar suaranya saja

22. Ada udang di balik batu

Ada maksud tertentu dibalik sikap atau bicaranya.

23. Manusia tahan kias, binatang tahan palu

Mengajarkan manusia cukup dengan bahasa kias atau nasihat saja bukan dengan kekerasan.

24. Awak tikus hendak menampar kepala kucing

Pekerjaan yang mustahil untuk dilakukan.

25. Bagai tikus membaiki labu

seseorang yang mencoba melakukan sesuatu untuk memperbaiki padahal tidak diketahuinya dan akhir rusak.

26. Kucing pergi tikus menari

Seorang pemimpin yang pergi dan bawahannya bersuka cita dengan kepergiannya.

27. Rumah terbakar tikus habis ke luar

Seseorang yang sudah mengeluarkan biaya dan tenaga tetapi yang dikehendaki tidak diperoleh.

28. Harimau ditakuti karena giginya

Seseorang ditakuti karena kekuasaannya yang diperolehnya.

29. Malu kalau anak harimau menjadi anak kucing

Tidak sepantasnya jika anak yang baik dan pandai menjadi anak yang tidak baik dan bodoh.

30. Mati rusa karena tanduknya

Seseorang yang mendapatkan kesulitan atau kesusahan yang berasal dari kelebihan yang dimilikinya.

31. Mencari kutu dalam ijuk

Melakukan perbuatan yang sia-sia.

Demikian semoga dapat bermanfaat dan menambah informasi dan wawasan kita terhadap bahasa Indonesia dan segala peribahasanya. Terima kasih.